This nice Blogger theme is compatible with various major web browsers. You can put a little personal info or a welcome message of your blog here. Go to "Edit HTML" tab to change this text.
RSS

Kamis, 25 Maret 2010

Berlatih Gitar di Waktu Luang,Seru Abizz!!!



Dunia pendidikan itu sangat penting. Seluruh anak Indonesia wajib mengenyamnya selama 9 tahun (biasa disebut wajar 9 tahun) dan untuk yang mampu bias melanjutkan ke taraf lebih tinggi. Hal tersebut dilakukan agar para generasi muda meraih masa depan cerah. Agar tidak mudah dibodohi seperti dahulu ketika dijajah bangsa luar. Sebagai seorang pelajar, makanan pokok sehari-hari adalah belajar. Sedikit sekali siswa yang belajar meskipun besuknya tidak ada PR atau ulangan. Sebagian besar mereka lebih memilih hangout / sekedar berkumpul dengan teman-teman mengisi masa remaja. Rutinitas remaja saat ini biasanya banyak menghabiskan uang. Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan , termasuk satu ini. Berlatih gitar di waktu luang, pastinya seru abizzz!!
Bagi para pemula, bermusik itu memang susah perlu sebuah kebiasaan. Terangsang dari sering mendengarkan lagu kemampuan bermusik dapat terasah. Seperti pisau dengan seringnya diasah maka akan semakin tajam. Khusus untuk alat musik gitar di zaman sekarang tidah hanya cowok saja yang mampu, cewek pun demikian. Berbekal kartu im3 kita bisa mendownload lagu-lagu lama dan baru sepuasnya dijamin murah karena murah itu im3. Tak sekedar itu, info lagu dari luar negeri dapat dengan mudahnya kita ketahui. Tidak terelakkan juga ,tanpa membeli buku latihan gitar sekaligus acordnya lebih efisien memanfaatkan internet karena disana tersedia lirik lagu besera acordnya. Seperti lagu di bawah ini:
Reff:
A f#m
Yaya kita kan terus berlari
Bm E
Yaya takkan berhenti disini
A f#m
Yaya larilah meraih mimpi
Bm E G
Yaya hingga nafas tlah terhenti
Sebait lagu dari grup bang J’Rock Indonesia yang digandrungi para remaja saat ini. Kebanyakan mereka berhobi menulis mencurahkan isi hati lewat banyak tulisan termasuk puisi dan selanjutnya dijadikan lagu terlihat seru bangeettzzz !! Tulisan berbentuk apapun dianggapnya sebagai sahabat sejati dimana teman yang biasanya menemani ngobrol sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Kegiatan bermusok paling mudah dalah bernyanyi. Semua orang pasti bisa melakukannya (dengan tanda kutip “tanpa teknik”). Berbeda dengan gitar, alat satu ini memerlukan ketelatenan menggerakkan jari-jemari. Banyak orang yang pertama kali berlatih tangannya akan sakit (istilah jawanya ngapal). Tangan pasti terasa kaku untuk pindah ke senar lain. Perlu niat serta kesungguhan betul berlatih untuk bias. Istilah senam jari pun tidak lepas dari teknik awal ini. Menggerakkan jari jemari naik turun senar di atas fret membuat tangan semakin lentur & lincah bergerak . Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dan berulang-ulang.
Berlatih gitar di waktu luang juga berdampak positif terhadap otak kita. Setelah seharian penuh otak kiri bekerja secara maksimal, waktunya otak kanan menyeimbangkan. Bermusik salah satu jawabannya. Sarana refresing sekaligus penghibur diri ini dapat digunakan melatih bakat/kemampuan kita. Jika berkeinginan menjadi musisi dunia bekerja keras dipastikan akan mudah terwujud. Jangan berkecil hati bagi orang yang minim sekali bakat bermusiknya, masih banyak mimpi-mimpi lain yang harus kita kejar. Tidak disini bakatnya,mungkin di yang lain. Semangat selalu untuk perubahan.

Selasa, 22 Desember 2009

Kado SpesiaL

Mungkin kado itu tidak sebanding dengan pengorbananmu.........
Tak sepadan dengan kasih sayangmu
yang kau beri sepanjang waktu....
Tak sepadan dengan cintamu
yang hanya untukku....
Kado itu....
Tak pantas untuk kau terima
di hari spesial ini...



Ma'afkan aku ibu...
Ma'afkan buah hatimu yang banyak dosa ini
Tak bisa memberi apa-apa
kecuali itu....
Sungguh aku memberinya tulus
Tah mengaharap pujian atau ucapan
Aku hanya ingin ibu memakainya
sebagai tanda mencintaiku......
Andaikan ibu tidak suka
Ibu boleh tidak memakainya..
Tapi....jangan dibuang ibu...
Aku MOHON.....




I LOVE YOU
I MISS YOU
I NEED YOU

EVER AFTER..............MOM

Sabtu, 12 Desember 2009

Ibu, Jantung Hidupku


Betapa besarnya pengorbananmu untukku...
Betapa besarnya cinta dan kasih yang engkau beri...
Betapa besarnya kesabaran dan ketulusan yang telah engkau beri...
Semua itu adalah jasa-jasamu....
Oh Ibu....

Terlahir di dunia (24/6) enam belas tahun silam di saat umat muslim melakukan sembahyang subuh. Dengan bantuan seorang bidan, engkau telah menyelamatkanku agar terbebas dari ruangan gelap perutmu. Ayah tercinta pun mondar-mandir di depan ruangan persalinan dengan wajah bingungnya menunggu kehadiranku. Selamat atau tidak?? Dua buah kata penggangu pikiran. Tidak lupa sederet do’a mengalir teucap mengiringi proses persalinan. Setelah beberapa lama menunggu. Ibu Bidan keluar dari rungan dengan wajah berbinar. Memberi kabar ayah sekaligus dunia bahwa aku lahir selamat dengan berat 2,4 kg. Berbanggalah ayah seketika itu. Di hari-hari selanjutnya ayah dan ibu merawat aku penuh kasih sayang. Kau ajarkan aku banyak ilmu. Ilmu untuk berbicara, berjalan, belajar hingga saat ini aku telah tumbuh menjadi remaja. Sebuah masa yang rentan akan pergaulan. Apalagi aku sekarang menuntut ilmu di kota dimana banyak resiko. Tetapi entah kenapa aku baru sadar, ketika jauh seperti ini. Tidak jarang ku keluarkan air mata sebagai tanda kerinduanku serta permintaan maafku kepadamu. Sebelum tidur, aku sering membayangkan wajahmu. Sedang apakah engkau disana??Rindukah engkau denganku??Anakmu disini selalu membutuhkan dan merindukanmu!! Meskipun hanya untuk mencurahkan isi hatiku. Aku ingin engkau selalu di dekatku, ibu.
Hari Senin, mungkin engkau membencinya. Pagi itu kau harus membangunkanku pukul 04.00 untuk bersiap berangkat ke sekolah. Molor sedikit pun akan membuatku terlambat, karena jarak rumahku sekitar 27 km. Aku harus kembali ke kos dan berlanjut sekolah. Air hangat hasil rebusanmu selalu menemaniku di pagi tersebut. Bekal makan juga kau buatkan agar aku tidak kelaparan di sekolah. Tidak cukup itu, kau selalu mempersiapkan barang apa saja yang perlu aku bawa. Aku terharu melihatmu seperti itu, ibu. Betapa perhatiannya engkau kepadaku. Setelah semua beres, engkau bangunkan ayah dan berkata:” Yah, anakmu akan berangkat ke sekolah”.”Oh iya anakku,hati-hati di jalan ya??,”tuturmu halus. Seketika itu ku langkahkan kaki keluar rumah bersiap meninggalkan engkau dengan keluarga. Kecupan dahi dan bibir pun tidak lupa untuk adikku tercinta. Adik Bintang. Engkau juga mengantarkanku ke jalan raya sampai memperoleh kendaraan. Aku teringat kemarin (7/12),aku terlambat bangun dan memperoleh kendaraan. ”Makane nek digugah ki gak usah rewel!nek gak entuk kol piye?”. (red: ”Makanya kalu dibangunkan itu jangan molor! Kalau tidak dapat kendaraan bagaimana?”). Sebaris kalimat ketika engkau marah denganku. Tetapi aku menanggapinya bahwa itu perhatian. Aku juga tidak pernah menyadari kesalahanku. Aku belum bisa mandiri saat ini. Aku masih terlalu manja dan cengeng untuk menjadi remaja. Aku selalu merepotkanmu ibu. Aku selalu membuatmu marah. Aku akan membalasnya suatu saat. Aku tidak ingin engkau tiada sebelum aku mewujudkannya.

Aku cinta dan sayang engkau ibu.......
Aku butuh engkau ibu....
Sekarang, nanti dan selamanya...

Sebuah Cerita

Menjulang tinggi ke atas mengambarkan betapa besarnya keinginan yang ingi kau lakukan. Berdiri tegap dan yakin mampu mengahadapi segala cobaan. Tersisihkan dari keberadaan yang lain membuatmu semakin sabar. Tetapi tidak seperti aku, akhir-akhir ini sering rapuh jika ada masalah. Entah kenapa hanya menangislah yang bisa aku lakukan. Padahal hatiku ingin sekali mengungkapkan tetapi terhambat oleh air mata. Bahkan aku merasa seperti ranting cabang dengan mudahnya diombang-ambingkan angin. Bergerak ke sana ke mari menertawakanku tanpa henti. Seakan mengejekku bahwa aku menusia lemah tak berdaya. Benarkah itu? Mengapa itu bisa terjadi? Andaikan benar,mungkin saja kebetulan. Kurang dari 100% tidak sama dengan kenyataan. Bagiku menangis dapat menyelesaikan masalah. Jika bukan, setidaknya menjadi pelampiasan atau sekedar mengurangi beban. ”Tidak sadarkah engkau menangis adalah tanda orang pesimis??,kau (pohon) angkat bicara”.” Tidak!!,jawabku membantah”. Menangis itu hak setiap orang yang terserah dilakukan kapan saja. Bebas dan lepas. Semua orang akan memahami, meresapi, memaknai hakikat mengapa menangis. Pernahkah kau merasa sepi pohon berteman dengan sunyi?? Sendiri disini. Aku tidak akan pernah sanggup seperti engkau.Bersyukurlah aku hidup di dunia bersama orang yang ku cinta. Banyak hal yang bisa ku lakukan dengannya. Bercerita, berkumpul, berbagi masalah yang sedang dialami. Kali ini terasa beda. Aku tidak seperti engkau pohon. Yang selalu bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa keluhan. Aku butuh teman menjadi pendengar setiaku. Setelah bercerita, mengapa solusinya terkadang berbeda dengan isi hatiku?? Parahnya lagi aku sering dipojokkan. Seakan semua masalah yang terjadi, karena aku menyikapinya kurang tegas dan terlalu lugu. Selanjutnya aku harus bagaimana pohon?? Akankah selamanya harus seperti ini??Terpasung dalam tangis tak menentu?? Atau wajib bagiku menentang dan menuruti isi hatiku??









Nb.ditulis di bawah pohon mangga
yang terletak di belakang kelas XI-IS 2
(sebuah pohon nomor 2 dari selatan)
4-12-2009

Rabu, 25 November 2009

Terima Kasih Atas Segalanya

Entah apa yang ada di benakku. Semilir angin bertiup mengiringi desahan nafas tersengal oleh kehadiran bayangmu. Sulit terlukiskan betapa muridmu merindukanmu. Sedetik itu juga ku raup selembar kertas yang tergeletak di meja lengkap dengan bolpoint. Perlahan ku tuangkan coretan demi coretan sebagai luapan tanda jasa. Ya...meskipun hanya tulisan dimana bagiku begitu berharga. Di hari spesial ini aku ingin mengajak ibu Lestari sedikit mengingat perjalanan masa kecilku ketika masih duduk di bangku TK(Taman Kanak-kanak). Mungkin ibu sudah lupa bahkan tidak mengingatnya. Dahulu bisa dibilang aku merupakan salah satu murid yang susah diatur. Teringat disaat pemilihan peserta untuk karnaval. Kebetulan ibu menyuruhku memakai pakaian adat. Sesampainya di rumah aku pun merengek minta orangtua secepatnya disewakan pakaian tersebut. Tepat di hari H, dengan kostum beserta riasan lengkap semua murid berkumpul di sekolah terlebih dulu guna absensi siswa. Tak tahu kenapa tiba-tiba aku ngambek dan memutuskan batal mengikuti karnaval. Ibu pun tidak ambil diam dan segera menghiburku. Orang tuaku pun sedikit marah melihat tingkahku seperti itu. Beliau merasa iba melihat kepada Ibu Lestari yang seharusnya tidak hanya memperdulikan aku seorang. Setelah lama menunggu, akhirnya hatiku luluh dengan sebuah es krim rasa coklat. Seketika itu ibu tersenyum kepadaku tanda kesuksesan merayuku. Aku juga mengajukan syarat, ketika di tengah perjalanan arak-arakan karnaval nanti aku capek Bu Lestari dan orangtuaku harus bergantian menggendongku. Mereka pun mengganguk pelan setuju.
Itulah sekilas masa lalu di waktu kecilku. Semoga bisa menjadi catatan penting dari bagian hidupku. Terima kasih atas segalanya yang telah engkau berikan ibu guruku. Aku sangat yakin mulai detik ini dan seterusnya ibu sangat pantas mendapat gelar Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Sebuah gelar bagi seseorang yang berjasa dalam bidang ilmu pendidikan. Berkat semua ilmumu, engkau telah menhantarkakau menjadi seorang pelajar SMA sesungguhnya.


TERIMA KASIH KU UCAPKAN...
DARI DASAR LUBUK HATIKU...

SELAMAT HARI GURU...IBU LESTARI

DOAKU SELALU MENYERTAIMU....

Minggu, 25 Oktober 2009

Puluhan Kilo tak menjadi Hambatan


“Meskipun jarak terbentang,aku tetap semangat bersekolah,”begitulah ungakapan Assayid Muhammad Haqqi Annazili biasa dipanggil Assa ketika diwawancarai di kelasnya. Perkataan tersebut seolah menjadi prinsip hidup cowok lulusan SMP Plus Ar-Rahmat ini. Berbekal kemauan dan niat kuat, akhirnya dia bisa lulus PSB (Penerimaan Siswa Baru) Online di Smada tahun 2008/2009. Sedikit bercerita, sekolah Smada baginya merupakan sekolah favorit sebagai jalan mencapai cita-cita. Tidak hanya itu mempunyai teman dan sahabat banyak juga penting ketika bersosialisasi di sekolah. Akan tetapi siapa sangka cowok kelahiran Bojonegoro,27 Februari 1993, berangkat sekolah terkadang naik sepeda pancal. Dia mengaku jarak rumahnya ke Desa Sumuragung RT.04 RW.02 Sumberrejo adalah 20 km. Bisa dibayangkan betapa jauh serta capeknya Asa memancal sepeda. Dari rumah Asa berangkat pukul 05.30 WIB, sedangkan kalau naik kendaraan umum pukul 06.00 WIB. Pecinta sate ayam sekaligus es degan, mempunyai pengalaman pahit dan menyenangkan selama di Smada. Pahit ketika terlambat sekolah, senang ketika dikerjain dan mengerjain ketika ulang tahun. “Saya pernah terlambat, kemudian disuruh lari keliling lapangan bola basket 3 kali,” ungkapapnya sedikit malu.
Berbicara tentang pelajaran, Biologi lah kesukaannya. Putra dari pasutri (pasangan suami isteri) Bapak Maskun dan Ibu Alucha ini,memang pecinta Biologi sejak SMP. Baginya Biologi merupakan pelajaran menarik untuk digandrungi dan banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menarik di sini mempunyai arti menyenangkan. Pengidola orang terwahid di dunia, Nabi Muhammad SAW berkeinginan menjadi scientist (ilmuwan). “Aku ingin menemukan sebuah alat pembunuh virus ,”tuturnya serius. Penggila hobi browsing internet serta mancing tersebut telah menorah prestasi banyak di bidang ilmu biologi. Diantaranya Juara 2 Olimpiade Biologi tingkat Kabupaten saat duduk di SMP tahun 2007, Juara 3 Science and Social Olimpiade tahun 2008, Juara 1 Olimpiade Biologi tingkat Kabupaten saat SMA pada tahun 2009. Ketika ditanya,” Semua itu adalah ridho Allah SWT dengan bantuan 80% do’a, usaha&tawakal 20%,” ungkapnya sedikit religius. Mengenai guru favorit, cowok berpostur tinggi yang sekarang duduk di kelas Res1pient (Remaja Sebelas IPA Satu Exellent), Bapak Taufiqurrohman tuturnya. “Pak Taufik itu sosok guru yang ideal dan mampu berbaur dengan siswa didiknya,”jelas Asa disertai wajah berbinar. Mengnai fasilitas Smada dia beranggapan sudah baik, namun masih ada kerusakan sarana dan prasarana akibat banjir tahun lalu melanda. Alumni siswa kelas PAZTEL COM. (Pasukan Sepuluh Telu) 2009, berpesan kepada adik-adik dan kaka-kakak kelas,” Jaga sikap,pikiran & ucapan,bersikap baik kepada orang yang lebih tua dri kamu,”. Untuk kakak kelas,”Semoga lulus UNAS 100%,” tutup Asa ketika mengakhiri pembicaraannya.


PROFIL SISWA

Nama : Assayid Muhammad Haqqi Annazili
TTL : Bojonegoro, 27 Februari 1993
Alamat : Ds. Sumuragung RT.04 RW.02 Sumberrejo -Bojonegoro
Hobi : Browsing internet, mancing
Cita-cita : Scientist
Makanan fav. : Sate ayam
Minuman fav : Es degan
Idola : Nabi Muhammad SAW
Nama ayah : Maskun
Pekerjaan : Wiraswasta
Nama ibu : Alucha
Pekerjaan : Penjahit
Motto : Doa 80%, Usaha dan tawakal 20%
Prestasi:-Juara 2 Olimpiade tinkat Kabupaten SMP, 2007
-Juara 3 Science and Social Olimpiade 2008
-Juara 1 Olimpiade Biologi tinkat Kabupaten SMA, 2009
Pendidikan:
-TK ABA 1 Sumberrejo
-SD MIM 18 Sumberrejo
-SMP Plus Ar-rahmat
-SMAN 2 Bojonegoro

Kamis, 23 Juli 2009

Peneriman siswa baru online telah selesai dilaksanakan. Tahun 2009, seperti biasa SMADA menyediakan kursi sebanyak 238 bagi siswa yang telah berhasil masuk dengan persaingan danem SMP. Kegiatan MOS pun telah menunggu. Selama 3 hari berturut-turut (13,14,15) semua siswa akan terlibat dalam kegiatan tersebut. Seru, sedih, senang pasti bercampur aduk mewarnai hari itu.
Liburan sekolah minggu ke-2, terlihat agak terganggu bagi siswa-siswi yang tergabung dalam Pengurus OSIS dan MPK. Pasalnya mereka tidak bersenang-senang karena harus mengikuti kegiatan rapat. Rabu (08/7) rapat 1 pembentukan Panitia MOS. Rapat berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WIB, menghasilkan berbagai peraturan serta tugas-tugas sebagai panitia termasuk para PK (Pembimbing Kelas). Bagi para PK dan pengurus inti rapat akan berlanjut di hari J um'at (10/7) dengan tema persiapan Outbond. Di hari itu tidak hanya siswa yang datang, melainkan beberapa guru juga ikut hadir. Diantaranya Bapak H.Muchsin, Bapak Siswanto, Bapak Ahmad dan Ibu Ninikworo. Mereka bertiga menjelaskan tata cara sekaligus permainan apa saja yang disuguhkan di Outbond nanti. Alhasil 7 permainan disepakati. Menjinakkan bom, kereta antik, memindahkan air, berdiri serentak, si buta si tuli dan si bisu,sarang laba-laba dan memindahkan ring tersebut adalah diantaranya. Sebelumnya ada peraturan terseru yaitu memanggil kakak-kakak Panitia MOS dengan sebutan Kange dan Yune. Jika salah menyebut akan dikenakan DAM 5 buah permen relaxa. Berikutnya Sabtu (11/7) seua Panitia MOS tetap tidak bisa santai, karena harus datang ke sekolah. Hari itu merupakan acara PraMOS beserta daftar ulang terakhir siswa baru. Meskipun di jadwal tercantum pukul 12.00 WIB, Panitia MOS wajib datang pukul 09.00 WIB untk mendapatkan peNgarahan agar kegiatan MOS yang berjalan mulai hari Senin berjalan baik dan lancar. Tepat pukul 13.00 PraMOS dimulai. Setiap PK masuk ke kelas yang telah ditunjuk untuk didampingi. Hari itu setiap PK menjelaskan tentang peraturan-peraturan MOS dan barang-barang apa saja yang harus dibawa. Setiap siswa setiap hari wajib membawa 2 buku tulis berisi 58 lembar bermerk sidu dengan sampul sesuai kelas, bolpoint faber castell SMADABO, mengenakan pita untuk putra dibuat dasi serta putri digunakan untuk mengikat rambut dengan panjang&lebar telah ditentukan, membuat nama meja berbentuk segitiga, membuat kartu nama peserta MOS menggunakan kertas buffalo tanpa dilaminating, membuat tas MOS terbuat dari kardus air minum gelas, tali rafia berdasarkan kelas, tas dilapisi kertas putih dari kalender, sandal swallow digantung di tas. Kemudian untuk tas bagian belakang diberi foto hitam putih 3x4 1 lembar untuk pojok kanan atas dengan bagian bawah terdapat tulisan SMADABO A Great Place TO be Smart. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ada tambahan lagi. Setiap siswa disuruh mencari makna barang apa saja yang harus dibawa, seperti 1000 biji matahari di bawah mata sapi kero ke kiri dibungkus daun pisang, membawa air mineral 1000 ml dalam bentuk botol/gelas tanpa merusak segel dari toko. Kemudian setiap hari membawa koran kompas/ jawa pos, mengenakan kalung dari permen relaxa unu/expresso, membuat nama dari bungkus permen relaxa di kertas karton. Untuk hari ke-3 masihada tuntutan yaitu setiap siswa harus membawa 2 batang coklat silverquen ukuran sedang/besar, 2 permen lolipop alpenlibe rasa terserah, membuat surat cinta berisi saran dan kritik untuk kakak-kakak Panitia MOS, membawa uang maksimal 7 ribu berupa uangkertas seribuan dan membawa wadah berkat (baskom)yang berlubang berwarna merah bertali rafia. Setelah diberi penjelasan, semua peserta MOS dan panitia dipersilahkan pulang agar kondisi ketika MOS tetap fit.
Hari yang dinanti pun akhirnya tiba juga. Semua peserta MOS dengan pakaian gaya baru dengan pedenya memasuki SMADA. Mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hari pertama (13/07),tepatnya pukul 07.15 upacara Pembukaan MOS. Berbagai puji syukur sekaligus motivasi semangat belajar dilontarkan Bapak Drs. Nurali selaku The Master of SMADA kepada siswa baru. Setelah upacara, semua peserta MOS digiring memasuki kelas masing-masing guna mendapatkan materi Tata Tertib Sekolah, Adi Wiyata, Pengenalan Diri Siswa dan Pengenalan Program Sekolah dari bapak ibu guru. Materi pertama berlangsung dari pukul 08.30-09.30 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan istirahat. Bagi para siswa baru , waktu istirahat tidak digunakan untuk bersenang-senang. Mereka berusaha mendapatkan 15 tanda tangan dari 40 Panitia MOS, 5 guru serta 10 teman baru. Tidak terasa waktu terus berlalu dan acara terus berjalan. Materi ke 2&3 dimulai dari pukul 10.00-11.45 WIB. Kemudian para siswa diberi waktu untuk rileks karena Panitia Keamanan segera beroperasi. Panitia Keamanan masuk per kelas unutk meneliti barang-barang MOS sudah benar apa belum. Dobrakan salam dari Ketua OSIS mengagetkan semuanya termasuk PK (Pembimbing Kelas). Wajah yang semula santai berubah menjadi tegang. Satu persatu siswa terjejer rapi di luar kelas karena melakukan kesalahan. Bahkan ada juga yang sampai menangis saking takutnya. Setelah diberi latihan mental (dimarahi), peserta MOS dipersilahkan masuk lagi ke kelas dengan posisi menunduk. Beberapa ancaman pun terlontar dari Panitia Keamanan jika melakukan kesalahan di hari ke-2. Begitu keluar dari kelas, para siswa bernafas lega. Mereka mencoba mencari kesalahan sera membenahinya. Setelah satu persatu kelas dimasuki Panitia Keamanan, kegiatan selanjutnya isoha (istirahat, sholat,makan). Istirahat ke-2 ini tetap digunakAn para siswa meminta tanda tangan. Sementara itu, Sie Permainan dari OSIS menyegarkan suasana dengan mengisi permainan yang menghibur. Alhasil semuanya tertawa riang gembira. Pukul 15.00 WIB, kegiatan bersih-bersih dimulai. Sebelumnya Panitia MOS sudah membagi daerah yang akan dibersihkan siswa per kelas. Seperti contohnya, siswa X-4 membersihkan arena depan parkir sepeda pancal. Selama 30 menit bersama PK kegiatan tersebut berjalan lancar. Selanjutnya siswa masuk ke kelas lagi untuk persiapan pulang. Karena dari awal waktunya sudah molor, akhirnya pulangnya pukul 15.30. Berbagai komplain pun membludak, terutama orang tua siswa yang telah menunggu sejak siang tadi. Ketika semua siswa pulang, para Panitia MOS berkumpul di kelas XI-IA 1 untuk mendapatkan pengarahan+evaluasi dari P.Muchsin mengenai kegiatan MOS di hari 1. Setiap PK melaporkan kegiatan apa saja yang terjadi di kelas. Pukul 16.30, rapat selesai dan panitia diperbolehkan pulang.
Di hari ke-2 MOS berjalan sesuai kenginan. Pukul 07.00 WIB, para peserta digiring ke lapangan basket untuk apel pagi. Kemudian dilanjutkan materi PBB dengan pembimbing kakak-kakak OSIS. Dalam kegiatan itu, para peserta diajari cara berbaris dengan baik dan benar. Sekitar waktu 08.30 WIB, peserta dimasukkan ke kelas untuk menerima materi dari guru seperti kemarin. Istirahat pun berlangsung pada pukul 09.30 WIB. Seperti biasa waktu istirahat digunakan meminta tanda-tangan, karena maksimal harus mendapatkan 35 tanda tangan. Kalau tidak, siap saja terkena hukuman dari Panitia Keamanan. Dua puluh menit berlalu, siswa kembali mendapat materi hingga pukul 11.45 WIB. Kemudian 15 menit diberikan siswa agar mempersiapkan diri menghadapi Panitia Keamanan. Suara keras mengagetkan menjadi simbol Panitia Keamanan ketika memasuki kelas. Setelah bertegang tegangan giliran Sie Permainan untuk menghibur. Pada waktu 13.15 WIB, waktunya ishoma. Setiap siswa bergiliran untuk sholat dan tadarus alqur'an. Kurang lebih pukul 14.30 WIB perkelas mendapatkan materi di ruang multimedia dengan dipandu Bapak Prawoto. Materi kali ini bebeda, yaitu tentang pentingnya SDA yang berupa air. Dalam sela-sela pemberian materi, Bapak Prawoto juga membagikan majalah+stiker ultah web SMADA ke-2. Hadiah itu berhak didapat kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan. Setelah selesai,para siswa berganti atasan putih untuk melaksanakan bersih-bersih. Kemudian pukul 15.30 WIB peserta MOS dipersilahkan pulang. Tetapi bagi panitia harus berkumpul terlebih dahulu untuk mengevaluasi kegiatan MOS di hari ke-2. Pukul 16.15 Panitia MOS baru diperbolehkan pulang.
Rabu (15/7) merupakan hari terakhir MOS di SMADA. Pagi itu para peserta MOS tidak lupa melaksanakan apel pagi. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Outbond yang berlangsung pukul 17.30-11.00 WIB. Semua siswa baru tampak senang ketika mengikuti acara itu. Mereka merasa lega walaupun sesaat karena sehabis ini masih ada Keamanan. Sekitar 15 menit beristirahat, tiba saatnya Panitia Keamanan berkuasa. Untuk terakhir kali ,ketegasan serta hukuman yang diberikan Keamanan tidak terlalu berat. Mereka sengaja akting marah dengan ujungnya minta ma'af. Bahkan ada juga yang begitu terharu sampai menitihkan air mata. Setelah itu PK memasuki kelas masing-masing untuk mengomando anak buahnya mengumpulkan coklat sekaligus surat cinta. Sementara peserta MOS istirahat, kakak-kakak Panitia sibuk mempersiapkan diri menghitung coklat dan persiapan PENSI. Istirahat kali ini memang benar-benar istirahat. Pasalnya siswa tidak ada lagi yang mengurusi tanda tangan. Mereka semua bersenang- riang karena MOS akn selesai. Pukul 14.30, para siswa sekaligus panitia menuju ke lapangan basket. Sebelum PENSI, acara yang tidak kalah seru adalah ajang balas dendam adik-adik kelas kepada Panitia MOS. Kegiatan ini berjalan seru dan menyenangkan. Kemudian pukul 16.00, PENSI dimulai. Penampilan dari adik-adik kelas turut mengisi kegiatan tersebut. Tidak lupa lagi sambutan-sambutan Bapak Kepala Sekolah, Ketua OSIS periode 2008/2009 dan mantan Ketua OSIS periode 2008/2009 juga menambah kehebohan PENSI. PENSI kali ini tidak seperti tahun lalu karena ada beberapa penampilan tidak ditampilkan disebabkan waktunya sudah sore. Sebagai penutup, pengumuman kakak ter-ter telah disampaikan. Acara berikutnya yaitu upacara penutupan MOS. Semua adik-adik kelas, seluruh Panitia MOS serta bapak ibu guru berbaris rapi di depan kantor guna bersalam-salaman meminta ma'af. Tetesan air mata pun juga tak terbendungakan. Semoga hari ini menjadi kenangan terindah awal masuk SMADA tercinta ini. Jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin. Sukses terus semuanya.