Jungkir Balik, Demi Kasih Sayang
Menuangkan ide ke dalam tulisan, tak semudah dengan apa yang kita ucapkan. Terkadang mulut sulit untuk berbicara dibandingkan tangan dengan semangatnya menulis tanpa henti. Itu semua tak lepas dari kerja otak yang terus berpikir. Begitu sebaliknya adalah salah satu penyakit yang ku alami. Penyakit otak bersarang ide, keraguan tangan untuk menuliskan. Sebuah pepatah penghancur bakat yang secepatnya harus dibasmi. Dibasmi karena hanya menghambat proses berpikir.
Zigzag, sebuah nama majalah SMADABO yang terbit setiap semester dengan nuansa berbeda, senakin naju dan berkualitas. Kegiatan Jurnalistik dibimbing Pak Prawoto di Hari Jum'at menumbuhkan niatku untuk bergabung. Tepatnya pertengahan Nopember 2008,aku resmi ikut Zigzag. Sebelum bergabung, syaratnya mencari artikel sebanyak 5 dari koran, membuat blog lah, berita lah etc. Itulah tuntutan menjadi Jurnalistik. Tetapi aku senang melakukannya.
Tantangan berikutnya adalah 2 minggu yang lalu, ketika Pak Pra memberikan tugas membuat cerpen. Di dalam hatiku berkata," What?? Cerpen? Bisa nggak ya?". Tiba-tiba rasa pesimisku muncul. Lambat laun hilang ketika Pak Pra memberiku 30 tips menulis cerpen. Langkah yang paling aku hafal adalah "Sing penting nulis".
Setiba di kost, aku berusaha menemukan ide untuk cerpen tadi. Jujur, sebelumnya aku tidak pernah membuat karya seperti ini. Baru kali ini. Dan aku yakin bisa. Berhari-hari unek-unek yang ada di otakku, aku keluarkan. Jungkir balik aku menyusun kata agar enak dibaca. Alhasil, hanya dalam waktu 4 hari, selesailah cerpen pertamaku dengan judul "Demi Kasih Sayang". Sebuah cerpen nyata yang aku tulis berdasarkan kehidupan nyata dari teman sahabatku. Menceritakan sosok cewek tomboy dimana kekurangan kasih sayang ortu hingga akhirnya lesbi.
Mengenai judul, aku berdiskusi dengan teman kostku, Lian namanya. Awalnya, judulnya itu "Itu Bukan Salahku", setelah dipikit-pikir judul "Demi Kasih Sayang" lebih cocok lagi. Jadilah cerpen dengan nuansa yang berbeda.
Rabu, 04 Maret 2009
Tugas ZZ 2
Tugas ZZ 1
Menulis, menulis, menulis adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan. Selain media penyalur bakat, kita juga bisa mencurahkan isi hati ketika gembar-gembornya (saat-saatnya)mempunyai banyak masalah. Ketika hati sedang marah, sedih hingga senang dapat tertuang dalam tulisan itu. Apalagi ketika sedang falling in love kita dapat membuat sentences yang begitu melambung-lambung.
Banyak orang yang menganggap bahwa menulis merupakan "pekerjaan buang-buang waktu saja ". Pendapat demikian, sungguh tidak benar. Ucapan tersebut pasti terlontar dari bibir para pemalas. Para manusia yang tidak ingin maju. Selain itu ide-ide cemerlang dapat tertuang demi adanya perubahan. Misalnya, kita ingin mengkritik sarana dan prasarana yang dimiliki SMADA kurang lengkap. Melalui tulisan tersebut, kemudian kita salurkan ke media sekolah (majalah) untuk disebarluaskan ke seantreo sekolah. Dengan begitu, bapak sarana dan prasarana (Bapak Ahmad) akan mempertimbangkan kritik siswa demi kemajuan Sekolah SMA Negeri 2 Bojonegoro.
Untuk menumbuhkan bakat menulis memang sulit. Tetapi dengan tekat bulat, kita pasti perlahan bisa mengatasinya. Sebenarnya kesulitan menulis itu terdapat pada kosa kata yang kita serap. Hal ini berguna ketika merangkai (menyusun) kalimat. Semakin banyak kosa kata, semakin mahir kita menulis dan begitu sebaliknya. Membaca, membaca, dan membaca adalah satu-satunya cara memecahkan misteri tulis-menulis. Tidak hanya membaca buku pelajaran, koran, majalah maupun novel tidak menjadi masalah. Yang penting terus "MEMBACA".
Perlu diketahui kegiatan tulis-menulis berguna bagi kita ketika masuk Perguruan Tinggi. Dikala ujian skripsi , kita akan mahir jika sudah memiliki bakat tersebut.
Mengenai selanjutnya menjadi wartawan atau penulis terkenal itu tergantung niat tidakkah kita. Berusaha terus membuat dan mencoba adalah alternatif yang bisa kita lakukan. Jika tidak terwujud, jangan putus asa. Kemungkinan bakat kita tidak itu.
Jumat, 13 Februari 2009
Tugas ZZ
Naik Onthel Bersama
Jadi Juarapun Bersama
Eksebisi Robot Linetrace yang diadakan di SMAN 2 Bojonegoro
(27/1) berlangsung meriah, dalam perlombaan ini diikuti oleh 7 kelompok. Dalam setiap kelompok terdiri dari 3 peserta.
Salah satu dari mereka adalah kelompok SOC (Smada Onthel Community) mereka adalah Alif, Meigy, dan Idham. Nama SOC diambil dari ide gila yang mucul dibenak Meigy. SOC dilatar belakangi oleh kebersamaan mereka dari dulu jika kemanapun selalu mengendarai Onthel kesayangan mereka.Walaupun naik Onthel mereka tidak pernah minder ataupun malu, dibandingkan dengan teman – teman yang lain. Buktinya mereka mampu mengalahkan saingan–saingannya dari beberapa SMA lain. Walaupun hanya pulang membawa juara 2 tetapi itu merupakan kebanggaan bagi mereka “ Lumayan to entuk juara loro, timbang seng motore keren-keren tapi gak entuk opo-opo” (Lumayan dapat juara dua dari pada yang motornya keren-keren tapi enggak dapat apa-apa). Tutur Meigy dengan bangga.
Dalam pembuatan mereka mengaku menghabiskan waktu 2 hari, 1 hari untuk pembuatan kerangka dasar, 1 hari lagi digunakan untuk mendesain robot itu sendiri. Mereka memang kompak, kerjasama yang dibangun sungguh pas, mulai dari Meigy si-pencetus ide-ide gila, Alif dengan tugasnya mendesain robot, hingga Idham sebagai eksekutor (pelaksana). Dikesempatan kali ini dengan cerdasnya mereka mengambil tema “Stop global warming dan Cinta tanah air”. Robot mereka memang berbeda, diantara beberapa robot lain yang hanya mengembangkan kerangka dasar saja mereka memberanikan diri berekspresi dengan tema yang menarik dan lain daripada yang lain.
Sayangnya kepercayaan diri mereka yang berlebihan, membuat mereka kalah di final. Penyebab awal perkiraan adalah baterainya akan habis. Setelah dicek kembali setelah pertandingan, ternyata bannya kurang menancap. Itulah manusia.
PROFIL SOC
Nama : Alif Hidayatul Fahmi Qur’an
Kelas :XII IA-1
TTL :Bojonegoro, 16 Juli 1991
Alamat :BTN Ngumpakdalem blok H 10
Hobi :Memainkan musik,membaca,sms-an
Lagu Favorite : Rama (Bertahan)
Cita-cita :Ilmuwan
E-mail :alfa_dfyrea@yahoo.com
Motto : Mencintai tak berarti harus memiliki. Memiliki berarti harus mencintai
Nama Ayah : M.Muchsin
Pekerjaan : Guru
Nama Ibu :Bekti Pertiwi
Pekerjaan : Guru
Pendidikan:
-TK Bhayangkari
-SDN Kauman 1
-SMPN 1 Bojonegoro
-SMAN 2 Bojonegoro
-PT yang diinginkan : ITS
Prestasi:
-Juara 1 OSN Matematika tkt. Kabupaten
-Juara 8 OSN Matematika tkt. Provinsi
-Juara 3 OSN Matematika tkt. Nasional
-Juara 1 Siswa Teladan
-Juara 1 Olimpiade Matematika tkt. Kabupaten
-Juara 1 OSN Matematika tkt. Kabupaten
Nama: Meigy Kiswantoro
Kelas; XII IS-1
TTL: Bojonegoro, 10 Mei 1991
Alamat: BTN Ngumpakdalem Blok L14
Hobi : Bulutangkis
Lagu Faforit: Kertas (Kekasih Yang Tak Dianggap)
Cita-Cita: Presiden
Motto: Jangan Mengaku Kalah Sebelum Bertannding, Hidup Selalu Optimis
Nama Ayah: Sukiswo
Pekerjaan: PNS
Nama Ibu: Triwidasti Kusworini
Pekerjaan: PNS
Pendidikan:
- TK Harapan Bangsa
- SD Kadipaten
- SMPN 5 Bojonegoro
- SMAN 2 Bojonegoro
- PT yang diinginkan STAN
Nama: Id’ham Muhtar Afifi
Kelas: XI IA-4
TTL :Bojonegoro, 18 Juni 1992
Alamat: BTN Ngumpakdalem Blok M12
Hobi: Memancing, memainkan musik, membaca
Musik Faforit: Aliran Rege, Seperti Steven and coconut tree, Reihan, jawa, dan dangdut
Cita-cita: Orng sukses
Motto: Be thi best not be asa, Better late than never
Nama Ayah : Drs. Sutriono
Pekerjaan: PNS
Nama Ibu: Nurzubaidatik
Pekerjaan :PNS
Pendidikan:
- TK Bhayangkari
- SDN Pacul 1
- SMPN 1 Bojonegoro
- SMAN 2 Bojonegoro
Kamis, 29 Januari 2009
H2C (Harap-harap Cemas), Melanda Siswa SMADA
Sabtu (17/01),hari yang menegangkan, menakutkan, menyedihkan, membahagiakan n yang pastinya bercampur aduk jadi satu bagi semua siswa-siawi SMADA. Perlu diketahui,hari ini tepat pukul 09.00 WIB semua wali murid akan menerima hasil raport buah hatinya. Pasrah apakah buah hatinya telah sukses menimba ilmu di SMADA ataukah sebaliknya. Tidak hanya wali murid, siswa pun membayangkan nilai berapa yang akan tertera di raport, 9 ataukah 6?.Bayangan itu terus saja menghantui. Perasaan itu juga melanda diriku yang hampir pukul 10.00 WIB ayahku belum juga datang ke sekolah, karena masih ada acara di Polres Bojonegoro.
Cemasku hilang ketika ayahku datang,masuk kelas dan mengambil raportku. Perasaan kecewa tampak dari wajah beliau., karena firasatnya bahwa nilaiku jelek akan terjadi. Melihat itu, aku pun menjadi lemah lunglai. Tetapi sungguh menbahagiakan ,ternyata negative thinking tadi tidak benar. Seusai membuka raport,wajah beliau tidak marah."Sudah bagus kok hasilnya?",ucap beliau dengan semangat. Aku pun lega mendengar kabar itu. Sejurus kemudian aku membuka raportku sendiri dengan hati yang berdebar. Disana aku mendapati tulisan "tuntas dengan remidi" untuk pelajaran TIK. I am shock. Sejenak ku berfikir," Kenapa ayahku tadi mengatakan raportku sudah bagus? Benarkah beliau tidak tahu tulisan itu atau beliau sengaja bersikap seperti ini di sekolahku? Dan akan menumpahkan kemarahannya di rumah?Oh Tuhan, semoga saja tidak terjadi.
Lamunanku tentang itu pudar ketika ayahku mengajak pulang. Tetapi aku menyempatkan diri sebentar menyaksikan band lorong, karena yang tampil adalah grup bandnya Kak Avrow Dita. Hehehe.Walaupun melihat sebentar, aku tetap senang. Saat akan pulang, ayah memberikan surprise kepadaku yaitu ditraktir makan bakso sepuasnya di warung bakso dekat PLN dan dibelikan jam tangan di BRAVO.
Rabu, 28 Januari 2009
Apa Salahku???
Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Hal itu sudah dikodratkan oleh Tuhan kepada semua manusia. Siapa sangka terkadang kelemahan itu bisa menjadi kelebihan dan kesuksesan luar biasa. Dan kelebihan yang kita punya malah menjerumuskan. Akan tetapi,semua itu akan indah jika terangkum dalam hadits "kesyukuran".
Nyambung-nyambung itu, zz mempunyai teman namanya "Q". Di dalam kelas ia selalu dijadikan bahan ejekan teman-temannya. Setiap kali ada persoalan yang kiranya menyimpang, selalu yang disalahkan dia. Entah apa yang membuat dia diperlakukan seperti itu. Padahal hubungannya dengan teman sekelas fine-fine aja. Terkadang teman-teman cewe lain juga merasa kasihan melihatnya.
Menurut pengakuan Chopie (temannya) dengan panjang lebar," Lha piye to,jenenge bocahe ki aneh, Q,.Padahal b.Arabe ki artine mati. Terus nek dilokne ki bocahe modelnle pasrah, gak tahu mbalesd (Begini lo, namanya itu aneh, "Q",padahal B.Arab itu artinya mati. Kemudian kalau dia diejek teman tidak pernah menbalas (istilahnya pasrah thinking).Beda lagi dengan pendapat Assa (cowok jago Biologi ini). Anggapannya singkat padat dan jelas. "Q" itu lolak-lolok (red:mudah digohongi),jadinya seru aja kalau dibuat bahan ejekan. Hihihi....tawa cowok ini dengan nada meremehkan. Alasan lain cewek asal Jatirogo ini (Maya), "Q" itu lucu, gendut n memiliki bentuk tubuh yang aneh.Itulah yang mendasari "Q" menjadi buah bibir di kelas.
Tetapi disisi lain, "Q" diam-diam menghanyutkan. Hal ini telah dibuktikan, bahwa pintar dalam pelajaran Bhs. Jepang.
Pesan moral untuk ziggers,janganlah kau meremehkan dan mengucilkan teman dari sisi kekurangannya. Sesungguhnya mencari 1 teman baik sulit sekali dibandingkan mencari seorang soulmate, karena soulmate itu sudah ditentukan oleh Tuhan.
Simpan Saja
Aku memang mencintaimu
Rasa cintaku mungkin terlalu besar
Hingga kau tak pernah tahu
Apa yang kurasa
Tak lebih dari itu
Kau selalu menghindar dariku
Kamu selalu tidah peduli sama aku
Kamu selalu acuhkan aku
Ketika aku memperhatikanmu
meski dari jauh
Seolah-olah kamu tidak kenal sama aku
Seolah-olah kamu tidak mau tahu tentang aku
Ku akui
Aku bukan cewe' sempurna
Aku bukan cewe' idaman
Aku hanya manusia biasa
yang penuh kekurangan
Sempat ku berfikir
Tuhan tidak mengijinkan aku
Untuk menikmati indahnya cinta
Untuk menikmati indahnya
falling in love
Karena aku masih terlalu dini
tuk merasakan semua ini
Ada baiknya
Aku lupakan yang telah terjadi
Kenangan manis dari awal bertemu
Hingga akan berakhir di ujung tombak
ataukah
Simpan saja dalam hati
dan katakan
jika tepat waktunya
Meaning of The Name
Diantara harapan dan kenyataan
Hadirmu bagaikan buluh perindu
Ataukah memang telah menjadi suratan
Namamu indah bagai pelangi
Akan selalu menghiasi langit biru
Seperti birunya harapan ibu
Tuk menjadikan kamu kartini masa kini
Yang akan menembus dinding emansipasi
Penantian yang panjang
Untuk memiliki buah hati
Temani kandamu yang lahir laki-laki
Rasa yang gundah resah
Inilah janji Tuhan sejati
Untuk kedua kali
Tatkala tangismu memecah sunyi
Akan hadir harapan indah
Memasuki indahnya alam nyata
Ingin kau rengkuh cita-cita
Versy:Mam
